This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Geografis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geografis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Februari 2014

Karakteristik, Penjelasan, Fakta unik samudra Pasifik



SAMUDRA PASIFIK

Samudra disebut juga lautan dalam bahasa inggris (Ocean) merupakan laut yang sangat luas dan merupakan air asin yang sambung menyambung meliputi permukaan bumi yang dibatasi oleh benua.
Samudra Pasifik atau Lautan Teduh (dari bahasa spanyol Pacifico, artinya tenang) adalah kumpulan air terbesar di dunia. Ini mencakup kira-kira sepertiga permukaan Bumi, dengan luas sebesar 179,7 juta km² (69,4 juta mi²). Panjangnya sekitar 15.500 km (9.600 mi) dari Laut Bering di Arktik hingga batasan es di Laut Ross di Antartika di selatan. Samudra Pasifik mencapai lebar timur-barat terbesarnya pada sekitar 5 derajat U garis lintang, di mana ia terbentang sekitar 19.800 km (12.300 ml) dari Indonesia hingga pesisir Kolombia. Batas sebelah barat samudra ini biasanya diletakkan di Selat Malaka. Titik terendah permukaan Bumi—Palung Mariana—berada di Samudra Pasifik. Palung Mariana di Samudera Pasifik adalah titik terdalam di dunia, mencapai kedalaman 10.911 meter. Samudra ini terletak di antara Asia dan Australia di sebelah barat, Amerika di sebelah timur, Antartika di sebelah selatan dan Samudra Arktik di sebelah utara.


http://bits.wikimedia.org/static-1.23wmf13/skins/common/images/magnify-clip.png
Samudra Pasifik dilihat dari pesisir di bagian tengah Chili
Samudra Pasifik berisi sekitar 25.000 kepulauan (lebih dari jumlah kepulauan yang berada di lautan dunia lainnya jika digabung), yang mayoritas terletak di selatan khatulistiwa. Di batasan ireguler Samudra Pasifik terdapat banyak lautan, yang terbesar adalah Laut Sulawesi, Laut Koral, Laut China Timur, Laut Jepang, Laut China Selatan, Laut Sulu, Laut Tasman dan Laut Kuning. Selat Malaka menghubungkan Samudra Pasifik dengan Samudra Hindia di sebelah barat, dan Selat Magelhaens menghubungkan Samudra Pasifik dengan Samudra Atlantik di sebelah timur.
Penjelajah Portugis Fernando de Magelhaens adalah orang yang menamakan Samudra Pasifik. Untuk sebagian besar perjalanannya dari Selat Magelhaens menuju Filipina, Magellan memang merasakan ketenangan lautan tersebut. Tetapi, Samudra Pasifik tidaklah selalu tenang. Di mana Samudra Atlantik melebar, Samudra Pasifik menciut. Hal ini menyebabkan banyak terjadinya gempa bumi. Banyak angin puyuh dan badai yang merusak pulau-pulau di bagian Pasifik dan tanah di sekitar Pasifik dipenuhi gunung berapi dan sering diguncang gempa bumi. Tsunami, yang disebabkan oleh gempa bumi di dasar laut, telah menghancurkan banyak pulau dan menghapuskan seluruh kota.
a.     Titik Tinggi dan Rendahnya
  • Titik terendah: -10.924 m (-35.840 kaki). di dasar Palung Mariana
  • Titik tertinggi: permukaan laut 0 m
b.     Ciri Khas Perairan Pasifik
  • Merupakan samudera terluas di dunia
  • Dasar samuderanya merupakan pusat gempa bagi Jepang dan pantai barat benua Amerika
  • Banyak terdapat gunung-gunung laut
  • Terdapat arus panas kurosyiwo (黒潮 「くろしお」) dan arus dingin oyashio (親潮 「おやしお」)
  • Terdapat gejala iklim global yaitu el nino dan la nina
c.       Lempeng
Lempeng Pasifik ialah lempeng tektonik samudra di dasar Samudra Pasifik. Ke utara di sisi timur ada batas divergen dengan Lempeng Penjelajah, Juan de Fuca dan Gorda yang berturut-turut membentuk Punggung Penjelajah, Juan de Fuca dan Gorda. Ke tengah di bagian sisi timur ada batas peralihan dengan Lempeng Amerika Utara sepanjang Patahan San Andreas dan batas dengan Lempeng Cocos. Ke selatan di bagian timur ada batas divergen dengan Lempeng Nazca yang membentuk Tanjakan Pasifik Timur. Di bagian selatan ada batas divergen dengan Lempeng Antarktika yang membentuk Punggung Pasifik-Antarktika.Di bagian barat ada batas konvergen yang mensubduksi di bawah Lempeng Eurasia ke utara dan Lempeng Filipina di tengah yang membentuk Parit Mariana. Di selatan, Lempeng Pasifik memiliki batas yang kompleks namun umumnya konvergen dengan Lempeng Indo-Australia, yang mensubduksi di bawahnya ke utara Selandia Baru. Patahan Alpen menandai batas peralihan antara 2 lempeng, dan lebih lanjut ke utara Lempeng Indo-Australia mensubduksi di bawah Lempeng Pasifik.
d.      Suhu (cuaca)
Di Samudera Pasifik sering terjadi badai karena merupakan pusat badai tropis. Setiap dua hingga sepuluh tahun atau lebih cuaca di Samudra Pasifik bagian selatan mengalami pergeseran secara liar. Hal ini disebabkan oleh melemahnya angin pasat dan arahnya berbalik di perairan Australia sebelah utara dan Indonesia yang berhembus dari arah barat ke timur. Di Asia Timur biasanya mengalami musim hujan, kali ini mengalami musim kering yang sangat panjang. Kebalikannya di daerah pantai barat Amerika Selatan yang kering menerima banyak hujan lebat. Jadi udara tropis yang lembab tidak berpusat di dekat Australia.Udara lembab tersebut berpusat di Samudera pasifik tengah dan meluas ke timur arah Amerika Selatan. Serta hujan yang biasanya turun di Indonesia menjadi berkurang dan menyebabkan musim kekeringan. Lazimnya peristiwa ini terjadi ketika natal tiba, oleh karena itu sering disebut El Niño, yang merupakan nama kanak-kanak Yesus.
Para ilmuwan juga belum mengetahui bagaimana untuk menjelaskan interaksi antara samudra dan atmosfer yang menyebabkan terjadinya El Niño. Akan tetapi, mereka mengetahui proses yang berkaitan dengan peristiwa El Niño. Yaitu penyimpangan kondisi suhu permukaan di daerah khatulistiwa. Dalam kondisi normal, angin pasat bertiup ke arah barat melewati Samudra Pasifik. Menyebabkan bergeraknya air ke permukaan yang panas di Samudra Pasifik bagian barat. Dan angin pasat itu menyebabkan turunnya hujan di bagian barat dan kekeringan di bagian timur Samudra Pasifik. Tetapi saat terjadi El Niño, angi pasat justru melemah dan berbalik arah sehingga menyebabkan kekeringan di bagian barat dan hujan lebat di daerah timur Samudra Pasifik.
Mungkin pelajaran yang dapat diambil adalah bagaimana perubahan suhu yang terjadi di Samudra Pasifik sangat berpengaruh terhadap pergeseran cuaca di daerah sekitar Samudra itu sendiri. Karena suhu sendiri juga termasuk salah satu faktor yang mempengaruhi keadaan cuaca maupun iklim. Pelajaran ini dapat kita terapkan juga dalam kehidupan sehari-hari, lebih tepatnya lagi dalam hidup bermasyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan. Bagaimana perubahan perilaku, sifat, tindakan, pemikiran, atau pun yang lainnya pada diri kita tentu akan mempengaruhi keadaan orang-orang atau pun lingkungan sekitar kita, yang juga telah dipengaruhi oleh faktor yang lain, walaupun pengaruh itu tak begitu terlalu. Pada orang-orang di sekitar kita, akan terjadi bermacam-macam tanggapan atau efek yang berbeda pada masing-masing individu atau kelompok. Apalagi kita berada di Negara yang memiliki banyak suku bangsa, tentu akan sangat berbeda, bagaimana individu atau kelompok memandang perubahan yang terjadi. Dalam peristiwa El Niño, Indonesia mungkin adalah yang menerima akibat buruk yaitu kekeringan. Tetapi kebalikannya, pantai timur Amerika Selatan yang mendapat akibat baiknya, jika biasanya di daerah itu kekeringan, saat El Niño daerah turun hujan lebat.
e.       Batas-batas wilayahnya
Samudra pasifik terletak membentang dari pantai timur Asia dan sebelah timur benua Australia sampai pantai barat Amerika Utara, Tengah, dan Selatan. Batas-batas wilayah Samudra Pasifik ,Yaitu:
·         Sebelah utara dengan Laut Bering dan Laut Okhstok.
·         Sebelah barat dengan Latun Cina Timur, Laut Filipina, dan laut Sulawesi.
·         Sebelah Timur dengan Benua Amerika dari utara ke selatan.
·         Dan sebelah selatan dengan Laut Koral dan Laut Tasmania. 
f.       Karakteristik samudra pasifik
Karakteristik lain dari samudra pasifik meliputi  :
a.       Rata-rata kedalaman mencapai  4.282 m.
b.      Mempunyai palung terdalam di dunia (11.022 m), yaitu palung mariana,
c.       Dilalui oleh garis tanggal internasional, dan
d. Terdapat pertemuan antara arus panas kurosiwo dan arus dingin Oyasiwo dilaut bening sehingga terdapat banyak ikan.
Fakta Menarik tentang Samudra Pasifik
Ditemukan Gunung terbesar di Bumi yang tersembunyi di Samudra Pasifik. Gunung ini Disebut "Tamu Massif", ukuran gunung berapi tersebut mengalahkan gunung yang selama ini dianggap terbesar di Bumi, Mauna Loa di Hawaii. Ukuran Tamu Massif juga hanya 25 persen lebih kecil dari Olympus Mons di Mars, gunung terbesar di Tata Surya. Tamu Massif berukuran lebar 650 kilometer, tetapi hanya punya tinggi 4 kilometer.

Ternyata Ditemukan Gunung Terbesar DiBumi berada di Samudra Pasifik





Penemuan terbaru. Ada gunung api terbesar di Bumi yang tersembunyi di Samudra Pasifik. Para geolog memublikasikan penemuan tersebut di jurnal Nature Geoscience, Kamis (5/9/2013).

Disebut "Tamu Massif", ukuran gunung berapi tersebut mengalahkan gunung yang selama ini dianggap terbesar di Bumi, Mauna Loa di Hawaii. Ukuran Tamu Massif juga hanya 25 persen lebih kecil dari Olympus Mons di Mars, gunung terbesar di Tata Surya.

"Kami berpikir gunung berapi sekelas ini belum pernah disadari sebelumnya," kata William Sager, geolog dari University of Houston, pimpinan penelitian ini.
Tamu Massif berukuran lebar 650 kilometer, tetapi hanya punya tinggi 4 kilometer. "Kemiringannya rendah. Jika Anda berdiri di gunung ini, Anda tak akan kesulitan untuk mengatakan ke mana jalan turun gunung," kata Sager.

Gunung ini bererupsi beberapa juta tahun sekali dalam masa Cretaceous, sekitar 144 juta tahun lalu. Kini, gunung itu telah mati.

Gunung raksasa ini ditemukan lewat penelitian selama beberapa tahun sejak Sager mengajar di Texas A&M University. Sager dan tim menganalisis data sampel batuan, melakukan pengeboran, serta survei seismik yang dilakukan dengan bantuan kapal penelitian yang dilengkapi fasilitas pendukungnya.
Pengolahan data kemudian mengonfirmasi adanya kaldera, hal yang sama seperti yang dilihat di Mauna Loa di Hawaii, menunjukkan terdapatnya sebuah gunung.

Penemuan ini merombak pemahaman tentang Tamu Massif. Sebelumnya, Tamu Massif hanya dianggap sebagai bagian dari dataran tinggi laut bernama Shatsky Ride di Samudra Pasifik sebelah timur Jepang. Dengan penemuan ini, Tamu Massif dianggap sebagai gunung api yang berdiri sendiri.
Sager mengungkapkan, dengan penemuan ini, maka siapa pun yang ingin menjelaskan tentang dataran tinggi laut dan gunung laut harus memenuhi syarat tertentu.
"Mereka harus bisa menjelaskan pembentukan gunung api ini di satu titik tertentu dan bagaimana mengirimkan magmanya dalam waktu cepat," ungkap Sager seperti dikutip oleh Livescience, Kamis kemarin.

Walau kini dianggap terbesar, rekor Tamu Massif mungkin akan segera terkalahkan. Survei dataran tinggi laut di kemudian hari kemungkinan akan menemukan gunung yang lebih besar.
Dataran tinggi laut terbesar di Bumi berada di Samudra pasifik yang berdekatan dengan ekuator, disebut Ontong Java Plateau. Dengan ukuran tersebut, wilayah itu kemungkinan juga menyimpan gunung api yang lebih besar.

Berbeda seperti Krakatau dan Mauna Loa yang muncul ke permukaan, Tamu Massif mungkin selamanya tersembunyi di lautan.
Nama gunung yang volumenya mencapai 600 juta kilometer kubik ini diambil dari singkatan nama Texas A&M University, tempat Sager mengajar selama 29 tahun sebelum pindah ke University of Houston pada tahun ini.

Rabu, 20 November 2013

Inilah Samudra yang ada di Dunia



Samudra-Samudra di Dunia
Sebelum mengetahui beberapa Samudra di Dunia tau gak sih apa itu Samudra ? Samudra adalah merupakan laut yang sangat luas, dengan luasnya wilayah ini maka samudra mempunyaimanfaat yang penting dalam kehidupan. 

1.      Samudra Pasifik 


Samudra Pasifik merupakan samudra terluas di dunia dengan luas kurang lebih 166.240.000 km². Samudra ini membentang dari pantai barat Amaerika sampai pantai timur Asia (kepulauan Jepang, Filipina, Maluku, Papua) serta pantai timur Benua Australia. Secara astronomi, samudra pasifik terletak antara 66 LU - 70 LS dan 52 BT – 150 BT.
Karakteristik lain dari samudra pasifik meliputi  :
a.       Rata-rata kedalaman mencapai  4.282 m.
b.      Mempunyai palung terdalam di dunia (11.022 m), yaitu palung mariana,
c.       Dilalui oleh garis tanggal internasional, dan
d.      Terdapat pertemuan antara arus panas kurosiwo dan arus dingin Oyasiwo dilaut Bening, sehingga terdapat banyak ikan.

2.      Samudra Atlantik 


Samudra Atlantik merupakan samudra terluas kedua dengan luas kurang lebih 86.650.000
km². Samudra ini membentang dari pantai Barat Eropa dan hingga pantai timur Amerika. Dibagian Utara samudra atlantik berbatasan dengan laut Utara, Laut Norwegia, dan Laut Abrados. Secara Astronomis, samudra Atlantik terletak antara 63 LU – 74 LS dan 15 BT – 65 BB.
Karakteristik Samudra Atlantik :
a.       Rata-rata kedalaman 4.270 m,
b.      Dasar laut terdalam terdapat di palung Puerto Rico dengan kedalaman 9.220 m,
c.       Terdapat segitiga bermuda dipantai Amerika Serikat dekat kepulauan Bermuda, dan  
d.      Merupakan penghubung antara dunia lama (Eropa) dengan dunia baru (Amerika).
3.      Samudra Hindia 


Samudra Hindia mempunyai luas 73.430.000 km². Samudra Hindia dikelilingi oleh benua Asia disebelah Utara, Benua Australia disebelah  timur, Kutub Selatan disebelah selatan, dan Benua Afrika disebelah barat,. Secara astronomis, samudra Hindia terletak antara 25 LU – 68 LS dan 18 BT-20 BT.
Karakteristik Samudra Hindia :
a.       Rata-rata kedalaman  3.811 m,
b.      Dasar laut paling dalam adalah 450 m, yaitu dasar palung jawa
c.       Seluruh wilayah berada dibujur timur
d.      Sumber air hujan di Asia Tenggara dan Selatan, serta baagian timur Afrika merupakan hasil penguapan samudra hindia dan,
e.       Jarang terdapat badai besar di Samudra Hindia.
4.      Samudra Arktik 


Samudra Arktik mempunyai luas berkisar 13.230.000 km². Terletak disebelah utara benua Amerika, Asia, Eropa atau berada dikutub Utara.
          Karakteristik Samudra Arktik :
a.       Merupakan samudra paling sempit.
b.      Rata-rata kedalaman air 5.441 m,
c.       Suhu air paling dingin.

Sabtu, 02 November 2013

Geografis "Menganalisis Bentuk Muka Bumi"



Menganalisis Bentuk-Bentuk Muka Bumi

                Jika dilihat dari luar angkasa, bumi nampak berbentuk bulat dan datar. Namun, pada kenyataannya bentuk muka bumi sangatlah beraneka ragam. Ada muka bumii yang datar, tinggi, rendah, cekung, atau miring. Tinggi rendahnya permukaan bumi disebut relief muka bumi.  Reilief muka bumi dibentuk olwh aktivitas tenaga dari dalam bumi (endogen) dan tenaga dari luar (eksogen).  Permukaan bumi sangat luas, sehingga jika ingin mempelajari penampakan-penampakannya tentu sangatlah sulit jika  tanpa alat bantu. Salah satu alat bantu untuk mempelajari penampakan-penampakan yang ada dibumi adalah peta. Peta adalah gambar sebagian atau seluruh permukaan bumi dengan  skala diperkecil.
                Penampakan-penampakan yang ada dipermukaan bumi dapat digambarkan secara keseluruhan dalam bentuk peta umum seperti peta topografi, peta chorografi, dan peta dunia. Peta  Topografi adalah peta umum berskala besar dengan seluruh penampakan geografi yang ada di muka bumi digambarkan secara jelas. Namun, yang menonjol dari peta topografi adalah pola ketinggian (relief) yang dicerminkan dengan garis tinggi (kontur). Peta Chorografi adalah peta umum berskala sedang untuk menggambarkan daerah yang luas seperti negara atau benua. Peta Dunia adalah peta umum berskala kecil untuk menggambarkan dunia yang sangat luas secara lengkap.

Beberapa upaya yng dapat dilakuakan untuk menganalisis dan memperoleh i formasi mengenai bentuk-bentuk permukaan bumi pada peta, antara lain :
1.       Melakukan identifikasi, yaitu upaya untuk memberi ciri atau karakteristik suatu objek pada peta yang telah terdeteksi  melalui pengamatan sehingga dapat memberikan keterangan yang lengkap tentang objek geografi yang dipelajari.
2.       Melakukan interpretasi, yaitu suatu tahap pengumpulan keterangan yang berhubungan dengan objek yang sedang diamati pada peta.